Forum Kita Peduli Menyerahkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Ndondo Kotabaru


Foto Penyerahan Simbolis dari Forum
Ndondo 13 februari 2016 – Forum Kita Peduli Korban Bencana Banjir dan tanah longsor di Ndondo Kotabaru Menyerahakan Bantuan kepada Korban banjir pada hari sabtu 13 januari 2016. Penyerahan bantuan berupa Beras,pakayan seragam SD, Pekian Wanita, Buku dan balpoin bagi anak sekolah , pakaian balita dan sayuran. Penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut untuk para korban berlangsung di tiga titik Bencana yaitu Desa Ndondo, Desa Nuanaga & Desa Loboniki kecamatan kotabaru.

From kita peduli korban bencana Ndondo ini tergabung dari berbagai organisasi sipil ( LMND Ekskot Ende, AMAN Nusa Bunga, Yayasan Tananua Ende ,FIRD Ende dan individu masyarakat yang peduli terhadap kebencaaan Banjir bandang .

Pada saat Penyerahan di desa Ndondo Forum di sambut dan di terimah oleh kepala desa Ndodo dan masyarakat Korban Bencana.

Kepala Desa Ndondo Kepada Forum dan Masyarakat Ndondo (13/2)Menyatakan, “Kami sangat berterimah Kasih kepada Forum Masyarakat di kabupaten Ende yang peduli terhadap musiba yang terjadi di desa kami.  Pada hari-hari sebelumnya Kami sudah mendapatkan bantuan seperti makan dan minum, akan tetapi saat ini yang sangat kurang adalah mengalami krisis air bersih khusus untuk Desa Ndondo, ada bantuan dari BPBD seperti fiber akan tetapi airnya tidak ada, sebagian warga saya terpaksa mengambil air dipinggir kali yang mungkin bersamaan penggunaan dengan ternak.”Ujar Paul.


“Saya berharap pemerintah kabupaten Ende bisa merespon terkait dengan kekurangan air di desa Ndondo dengan sementara waktu bisa mengirim Tanki Air untuk bisa mengisi di fiber yang ada,kalau tidak dilakukan hal tersebut maka Fiber yang dibantu Mubasir ”Harapnya.

Koordinator Forum Kita Peduli Hironimus Pala Menyampaikan turut Prihatin terhadap kondisi yang di hadapi oleh masyarakat di sekitar Ndondo. Menurutnya bahwa Kedatangan Forum Kita Peduli Menyerahkan bantuan kepada saudara/i yang mengalami musiba ini adalah bagian dari solidaritas kita sesama manusia. Forum selama beberapa hari menggalang solidaritas kepada masyarakat di kabupaten Ende untuk menyumbang sedikit apa yang mereka punya mulai dari pakaian yang layak pakai sampai dengan makanan dan keperluan sekolah anak.

“ Kita juga berterimah kasih kepada saudara/i, masyarakat kota Ende yang telah memberikan sumbangan kepada keluarga, sanak saudari kita di Ndondo kotabaru.  Kami dari Forum juga Berharap dengan sumbangan sedikit ini bisa meringankan beban kepada keluarga yang menjadi korban dari bencana banjir dan tanah longsor ini.

Di desa Nuanaga dan desa Loboniki juga mengalami hal yang sama, Tokoh masyarakat yang berada di desa itu mengharapkan kepada Pemerintah kabupaten Ende lewat badan Dinas terkait untuk segera mengirim alat Berat agar bisa melakukan normanisasi kali dan perbaikan kembali selokan air sesuai dengan arah yang sebelumnya.


“Kami meminta kepada Pemerintah di kabupaten Ende agar bisa mengirim alat berat untuk bisa melakukan normalisasi kali ini, kami tidak melakukan normalisasi dengan tenaga Manusia sebab material bencana cukup banyak dengan bebatuan. Selain itu harus segera respon jika tidak maka jalan Negara trans utara bisa terputus”Pungkas Tokoh masyarakat didesa Nuanaga

Kondisi bencana banjir dan tanah longsor cukup mengwatirkan dan juga masih dalam status siap siaga karena situasi alam belum normal.  Dari kejadian bencana ini, sampai saat ini sesuai informasi yang kami dapat bahwa banyak keluarga yang pakaian di badan. Seluruh kebutuhan rumah tangga di bawah oleh banjir.

Masyarakat di sekitar Ndondo juga masih mengarapkan bantuan dari para pihak yang peduli terhadap korban bencana.  Dan menjadi kekurangan mereka adalah Pakaian anak-anak ,pakaian perempuan, prabot Rumah tangga,  obat-obatan dari dinas kesehatan, Air bersih dan kelengkapan Anak sekolah.  Saat ini masih sangat sedikit bantuan tersebut dan perluh dilakukan oleh pemerintah dan kelompok yang bersolidaritas atas korban bencana ini.
 
Kondisi Jalan yang diterjang banjir
Pemerintah sebenarnya merespon sesegera mungkin, sebab jangan sampai mendatangkan bencana sosial baru, seperti wabah penyakit dan lain sebagainya. Logika yang harus dicermati oleh pemerintah adalah Korban bencana yang banyak menghilangkan apa yang mereka punya. Bukan hanya dilihat jatuh korban jiwa baru pemerintah mereponnya. Kehilangan seluruh harta dan se isi rumah merupakan bencana jiwa yang cukup memprinhatikan. ***


JFM

  


Related

BUDAYA 4675452110748517947

Posting Komentar

2 komentar

Lembaga Kebencanaan mengatakan...

Hebat kawan, Indonesia sedang banyak bencana yang tak terduga terutama banjir dan longsor'

Semangat kemanusiaan Ayo Peduli untuk membantu
Salam Aksi Cepat Tanggap

Donatalia mengatakan...

samapai saat ini kepedulian pemerintah masih sangat minim khusunya kabupaten Ende. semestinya saat ini di lokasi bencana sudah buntuan khusus dalam menata perkampungan yang mengalami kehancuran. ini akibat dari rasa solidaritas hilang. termah kasih atas dukungannya.

KABAR TERKINI

AMAN Gelar Pelatihan Penguatan Kapasitas Infokom

@ Pelatihan Infokom AMAN Jakarta, 9 November 2016 – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Gelar Pelatihan Pengambangan kapasitas In...

IKLAN

item