Pengurus Harian Komunitas Perempuan AMAN Tanah Bu Wolo One Wilayah Nusa bunga Terbentuk


Musyawara Perempuan Adat
Ende, 4 Juli 2016- Kepengurusan Harian komunitas  perempuan adat Tanah Bu Wolo One terbentuk. Hal ini disampaikan oleh Wilhelmina Mi 
Koordinator Perempuan AMAN dari desa Detu Ara  Tanah Bu wolo One. Turut terlibat dalam pembentukan Organisasi Perempuan AMAN  di komunitas tersebut adalah seluruh perempuan adat yang mempunyai peran dalam menjaga wilayah adat.

Pembantukan kepengurusan Harian Komunitas Perempuan AMAN diselenggarakan di Aula Gereja Detuara pada tanggal 3 juli 2016.

Menurut Wilhelmina Koordinator Perempuan AMAN di Wilayah Nusa Bunga Mengatakan Pembentukan Organisasi Perempuan adat ini sebagai jalan untuk mengembalikan posisi perempuan adat dalam urusan pembangunan. Sejak dahulu perempuan selalu mengalami diskriminasi terhadap pembangunan yang masuk ke komunitas-komunitas. Dan sekarang ini dengan era kebebasan ini perempuan harus bangkit untuk  menyatakan bahwa perempuan adat bisa mempunyai hak yang sama dalam setiap bentuk pembangunan, baik itu dalam bentuk peningkatan kapasitas kesadaran perempuan maupun dalam pembagian peran yang harus sama dengan kaum laki-laki.

“Kami membentuk kepengurusan organisasi perempuan adat di komunitas ini bertujuan untuk perempuan-perempuan bisa bekerja secara bersama-sama dalam mengembangkan potensi sumber daya Alam di komunitas. Selain itu, kami ingin perempuan bisa mempunyai kesempatan dalam mengambil keputusan disetiap pembangunan yang masuk, artinya peran perempuan harus di hargai dan dihormati,”Ujar Wilhelmin.


Dalam Musyawara Perempuan adat ini dengan dasar untuk menjaga keutuhan wilayah adat mereka maka ada kesepakatan-kesepakatan yang di bangun sebagai landasan untuk perempuan adat di tanah Bu Wolo One beraktivitas, sebab dengan pendekatan kerja secara berkelompok  perempuan bisa kembali utuh mendapatkan perannya dalam setiap kesempatan Pembangunan.

“ Musyawara ini juga kami menyusun program kerja kami untuk bekerja demi mencapai perempuan di komunitas kami bisa mandiri. Aktivitas kami lebih pada pembanguan ekonomi kreatif, sebab sebagian kami perempuan mempunyai keterampilan dalam memanfaatkan hasil hutan” kata Edi Adelheit Rice ketua PH Kom Tana Bu Wolo One

Di Akhir Musyawara dilanjutkan dengan pengisian formulir Anggota Perempuan Adat dan Juga melengkapi berbagai syarat yang dibutukan di sebuah Organisasi.***


Oleh : Min

Related

BUDAYA 5864493023830808034

Posting Komentar

KABAR TERKINI

AMAN Gelar Pelatihan Penguatan Kapasitas Infokom

@ Pelatihan Infokom AMAN Jakarta, 9 November 2016 – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Gelar Pelatihan Pengambangan kapasitas In...

IKLAN

item