Barisan Pemuda Adat Nusantara Wilayah Nusa Bunga Adakan Diskusi tentang Pancasila
https://gebrakonline.blogspot.com/2016/06/barisan-pemuda-adat-nusantara-wilayah.html
![]() |
| Doc.Diskusi BPAN NB |
Ende- 1 Juni 2016- Bertepatan dengan 1 Juni 2016 hari kelahiran Pancasila Barisan
pemuda adat Nusantara Wilayah Nusa bunga selenggarakan diskusi dengan
mengangkat tema tentang “Pemuda Adat dan Pancasila dalam Bingkai NKRI” untuk menjadi bekal Pemuda
dalam membangun kampung serta menjaga negara kesatuan Republik Indonesia.
Diskusi tentang Pancasila diselenggarakan di Aula kampus Stipar Ende selama dua
jam mulai dari pukul 18.00- 20.00 wita dengan
menghadiri pengurus BPAN, Perwakilan pengurus AMAN Nusa Bunga dan seluruh
anggota BPAN Nusa Bunga.
“ Hari ini, kita mengenang hari kelahiran
pancasila 1 Juni dan Pancasila sudah berusia 71 tahun. Sudah tujuh
dekade Republik ini berdiri, Pancasila tampil sebagai nilai penjaga keutuhan
Republik. Tak bisa dipungkiri, Republik Indonesia masih berdiri hingga hari ini
berkat Pancasila juga. Namun, Pancasila dihadirkan bukan hanya sebagai alat
pemersatu, tetapi juga sebagai dasar negara sekaligus penunjuk jalan bagi
bangsa ini menuju masyarakat adil dan makmur” ungkap Jhuan Mari dari AMAN.
Di sela-sela diskusi
peserta yang hadir dengan cara pandang masing-masing mengutarakan pancasila
harus di wujud nyatakan dalam kehidupan sehari-hari.
“ Pancasila adalah dasar dan filosofi negara
yang harus seluruh rakyat indonesia berpijak. Berpijak disini bukan Cuma di hayati dan elus-elus pancasila
namun harus di praktekkan kedalam kehidupan sehari-hari . nial-nilai yang
terkandung dalam pancasila harus di praktekan ke dalam kehidupan sehari-hari .
kita barisan pemuda adat nusantara bukan hanya memahami secara teori semata
tentang pancasila namun perluh kita membangun kecerdasan masyarakat adat dalam berpijak dengan melihat kedertindasan masyarakat adat
di Indonesia” Jelas Kans ketua BPAN
Menurutnya bahwa
masyarakat adat di Indonesia mengalami keterindasan akibat dari kebijakan di Negara
ini tidak menjalankan nilai-nilai pancasila. Bahkan diluar dari sila-sila yang
ada dalam pancasila itu sendiri. Sebenarnya kalau di jalankan secara benar hari
ini masyarakat adat di Indonesia tidak mengalami ketertindasan dan
diskriminasi.
“ Pancasila adalah
dasar negara. menjadi dasar semestinya pemangku kepentingan negara tidak
melanggar dasar negara. jika dalam pengelolaan bangsa ini tidak sesuai dengan
dasar negara ini sebenarnya mereka-mereka itulah yang mengkhianati pancasila.
Contoh penggusuran, perampasan sepihak tanah masyarakat adat oleh negara
dan penghilangan orang yang ingin memperjuangkan hidupnya”, ujar Andre.
Selain itu salah
seorang peserta diskusi menanyakan bagaimana peran Pemuda khusunya pemuda adat
untuk mengahayati dan menjalankan nilai-nilai pancasila?
“Saat ini peran Pemuda
adat harus kembali pulang kampung membangun kecerdasan masyarakat adat akan
hak-haknya, menjaga wilayah adatnya dan kembali menelusuri kembali jejak
leluhur sebagai bagian dari mengenal identidas diri kita”, Kata Kans.
Lanjut dikatakannya “Kita
Pemuda harus melakukan sesuatu untuk membantu negara ini dalam mewujudkan
cita-cita Nasional kita masyarakat adil dan makmur. Kembali kekampun dan
mulailah dari kampung, disanalah kita akan menemukan pembangunan nasional yang
sesunggunya”, Katanya. ***
Oleh : JuF

Posting Komentar