MIGRASI LISTRIK PRA BAYAR DINILAI MERUGIKAN MASYARAKAT
https://gebrakonline.blogspot.com/2016/10/migrasi-listrik-pra-bayar-dinilai.html
![]() |
| Oscar Vigator, Sekjen PUSAM Ende |
Ende GF- Masyarakat
kota Ende menilai tindakan petugas PLN yang membuka dan mengganti meteran pasca
bayar ke meteran pra bayar merupakan tindakan arogan pihak PLN terhadap
pelanggan yang selama ini memakai jasa listrik sebagai penerang dalam
kegelapan.
Kebijakan PT. PLN Cabang
Flores Bagian Barat yang
melakukan migrasi Meteran Pasca Bayar ke Meteran Prabayar disoroti masyarakat
Ende sebagai sebuah kebijakan
yang tidak populis dan tidak pro rakyat.
Hal ini dinilai Sekretaris Jendral Pusat Kajian Dan Advokasi Masyarakat
Indonesia (PUSAM) Ende Oscar Vigator Wolo sebagai sebuah tindakan yang
merugikan masyarakat karena masyarakat
yang selama ini sudah merasa nyaman dengan pemakaian meteran pasca bayar namun harus dibebankan untuk
membeli pulsa pra bayar yang dalam sebulan bisa membeli dua sampai tiga kali
dengan mengeluarkan uang yang lebih banyak.
‘Ini merupakan kebijakan yang tidak pro rakyat
karena masyarakat sudah nyaman dengan meteran pasca bayar yangmana pembayarannya
dilakukan dalam sebulan berjalan tapi dengan kebijakan menggunakan meteran pra
bayar masyarakat harus dibebankan untuk membeli 2-3 kali dalam sebulan”
katanya.
Lebih lanjut Vigator mengatakan bahwa PLN Cabang Flores Bagian Barat yang mengeluarkan kebijakan tersebut merupakan sebuah kebijakan sepihak karena tidak melakukan koordinasi terdahulu dengan pihak pelanggan.
Atas kebijakan ini PUSAM Indonesia Ende mengecam keras tindakan tersebut karena sangat merugikan
pelanggan karena disaat pelanggan tidak
berada di tempat pihak PLN secara diam-diam melakukan pergantian meteran
tanpa di payungi dengan regulasi yang mengatur tentang peralihan meteran pasca
bayar ke pra bayar.
“PUSAM mengecam keras tindakan yang tidak
didasari regulasi karena sangat merugikan masyarakat” tambahnya.
Sementara itu Manager PLN Cabang Flores Bagian Barat Kuswantoro saat dimintai konfirmasi terkait persoalan ini
Senin (26/09) sedang tidak berada di tempat. (chem.)

Posting Komentar